Rabu, 19 Desember 2012

Pengertian Paedophilia


Apa itu PAEDOPHILIA...????

Arti kata paedophilia sebenarnya adalah cinta kepada anak-anak. Kemudian terjadi perkembangan, sehingga secara umum digunakan sebagai istilah untuk menerangkan salah satu kelainan perkembangan psikoseksual dimana individu memiliki hasrat erotis yang abnormal terhada anak-anak. Kebanyakan kaum Paedophilia adalah pria, tetapi dalam pemusatan hasrat erotisnya melibatkan anak perempuan. Mereka akan mencari anak yang polos, untuk dijadikan mangsanya dengan bujukan atau rayuan memberi uang jajan. Diantara kaum paedophilia ini ada juga yang sudah berkeluarga dan mempunyai anak-anak sendiri. Apabila sudah terlaksana hasrat seksualnya, biasanya anak-anak yang polos tersebut diancam dengan kekerasan agar tidak menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada orang lain, termasuk orangtuanya sendiri.
Kurangnya perhatian orang tua terhadap kasus pedophilia disebabkan masih kurang familiarnya kasus seperti ini di Indonesia. Sebagian masyarakat masih percaya bahwa hal seperti ini sangat kecil kemungkinannya terjadi, apalagi sebagian besar kasus pedophilia dilakukan oleh orang yang sudah dikenal dalam lingkungan sehari-hari atau sorang kerabat, sehingga hal seperti ini masih kurang bisa dipercaya akan terjadi.

Sebagian besar anak di bawah umur masih belum bisa mengungkapkan perasaan tak nyaman apabila ia bertemu orang yang memperlakukannya kurang sopan. Ini mengakibatkan sang pedophile semakin merasa leluasa memperlakukan anak tersebut karena ia tidak menunjukkan perlawanan. Terkadang si anak tidak melawan karena sang pedophil tampak sopan dan “dermawan”, seperti memberi uang jajan dan menemaninya bermain --seperti banyak terjadi dalam kasus pedophilia di Indonesia.
Dari reaksi ini, terlihat bahwa seorang anak terkadang tidak mampu membedakan antara perlakuan tidak sopan, jika si pedophil hanya melakukan sentuhan tanpa meminta hubungan fisik dan bersikap sopan. Si anak menganggap bahwa si pedophil sayang kepadanya dengan menyentuh atau menyuruhnya menyentuh bagian tubuh tertentu dari si pelaku. Anggapan sang anak ini terbentuk karena perlakuan baik sang pedophil dengan memberinya uang jajan.

Ciri-ciri pengidap pedophilia

 
Seorang ahli kejiwaan asal Wina, Richard von Krafft-Ebing, dalam bukunya Psychopathia Sexualis (1886), menyebutkan tiga ciri individu yang mengidap pedophilia, yaitu: Pertama, individu tersebut dipengaruhi oleh sifat genetis yang diperolehnya; Kedua, ketertarikan dasar individu tersebut adalah terhadap anak-anak, dan; Ketiga, tindakan yang dilakukan biasanya bukan hubungan fisik, melainkan sentuhan yang tidak pantas atau memanipulasi anak untuk melakukan tindakan sesuai keinginan individu tersebut


Pengertian Pornography


Pornography berasal dari bahasa Yunani “porne” dan “graphein” yang berarti tulisan tentang atau gambar tentang pelacur. Kadang kala disingkat menjadi “Porn” , “Pron” atau “Porno” adalah penggambaran tubuh manusia atau perilaku seksual manusia secara terbuka (eksplisit) yang bertujuan membangkitkan birahi. Pengertiaan pornography kemudian berkembang menjadi segala sesuatu yang bersifat seksual segala jenis bahan tertulis maupun grafis yang bertujuan merusak moral. Kegiatan yang termasuk pronografi adalah kegiatan yang dilakukan dengan membuat, memasang, mendistribusikan, dan menyebarkan material yang berbau pornografi, cabul, serta mengekspos hal-hal yang tidak pantas.

Sejarah perkembangan pornografi, baik itu pembuatan maupun penyebarannya, pada dasarnya seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pada awalnya pornografi dibuat dalam bentuk ukiran, patung atau lukisan, selanjutnya dibuat melalui media cetak seperti buku-buku, koran atau majalah dan media elektonik, seperti dalam format kaset video, CD dan DVD. Namun di era globalisasi ini, kemajuan teknologi informasi telah dimanfaatkan pula untuk menyebarkan dan mengkomersialkan pornografi dengan cepat, mudah dan yang paling utama adalah bersifat aman dan non sensor. 


Perbedaan pornoghraphy dan Pornoaksi :
Pornografi adalah substansi dalam media atau alat komunikasi yang dibuat untuk menyampaikan gagasan-gagasan yang mengeksploitasi seksual, kecabulan, dan/atau erotika. Sementara pornoaksi adalah perbuatan mengeksploitasi seksual, kecabulan, dan/atau erotika di muka umum. “Pornoaksi bisa berpengaruh pada satu atau dua orang kalau pornografi berpengaruh pada jutaan orang.

“Pornoaksi adalah yang secara langsung merangsang berahi. Dua-duanya bahaya tergantung kondisinya. Contoh: hiburan organ tunggal, di mana para penyanyi wanitanya yang sedang manggung memakai rok mini, atau di tempat-tempat tertentu kadang juga ada yang menari telanjang atau striptis,”